img_head
BERITA

Pengadilan Tinggi Banda Aceh mengucapkan Turut Berduka Cita atas meninggalnya Putra YM. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia

Jun24

Konten : berita lain-lain
Telah dibaca : 189 Kali


Banda Aceh-IT: Innalillahiwainnailaihirajiun, telah berpulang ke rahmatullah Mohamad Irfan, putra sulung YM. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H.

Irfan meninggal dunia karena kecelakaan pada hari Rabu, 19 Juni 2019 di Namibia.

Suasana duka memenuhi kediaman Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H., tamu silih berganti datang berbela sungkawa atas kepergian Irfan. Di antara tamu yang datang, terlihat Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ibu Susi Pujiastuti. “Saya merasakan apa yang Ibu rasakan, yang sabar ya Bu, ini adalah takdir,” ucap Ibu Susi sambil memeluk erat Ibu Hatta Ali yang tidak berhenti meneteskan air mata. Sebagaimana diketahui, Ibu Susi juga telah kehilangan putranya pada tahun 2016 lalu. “Saya bisa merasakan kesedihan Ibu,” kata Ibu Susi sambil mengusap air mata Ibu Hatta Ali.

Mohamad Irfan lahir di Jakarta, 11 November 1978. Saat ini Irfan masih menjabat sebagai salah satu Komisaris di PT. Telkomsel. Irfan meninggalkan seorang istri dan 3 (tiga) orang anak. 

Segenap keluarga besar Pengadilan Tinggi Banda Aceh turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Mohamad Irfan, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya di surga, dan semoga keluarga besar yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.

(T. Samsul Bahri/D. Arman)