img_head
BERITA

KETUA KAMAR PIDANA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA PIMPIN WISUDA PURNABAKTI KETUA PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH

Mar19

Konten : berita kegiatan
Telah dibaca : 66 Kali


Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia, Dr. H. Suhadi, S.H., M.H., memimpin wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, H. Djumali, S.H. pada Kamis (12/3/2020) bertempat di gedung Pengadilan Tinggi Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Ketua Kamar Pidana mewakili Ketua Mahkamah Agung mengatakan bahwa Bapak Djumali selalu menjalankan kebijakan pimpinan Mahkamah Agung dengan baik. Beliau dapat mengejawantahkan kebijakan-kebijakan Mahkamah Agung, baik di satuan kerja yang dipimpinnya maupun di pengadilan-pengadilan tingkat pertama yang berada di wilayahnya, sehingga program-program Mahkamah Agung dapat terlaksana dengan baik.

Kebijakan akreditasi penjaminan mutu peradilan, implementasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), hingga pemberlakuan e-Court, dapat dilaksanakan dengan relatif baik di bawah kepemimpinan Beliau. Dalam rangka percepatan reformasi birokrasi di lingkungan peradilan, kepemimpinan Beliau telah membawa Pengadilan Tinggi Banda Aceh menjadi salah satu nominasi pengadilan tinggi di Indonesia yang akan mendapatkan penghargaan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Acara wisuda purnabakti ini, sebagaimana layaknya acara wisuda, merupakan suatu penghormatan atas keberhasilan Bapak Djumali lulus dari ujian dalam menjalankan tugas sebagai hakim. Perjalanan karir yang Beliau mulai sebagai calon hakim pada tahun 1983 telah melewati berbagai ujian, dengan penempatan tugas di berbagai daerah di Indonesia, ucap Suhadi.

Diakhir sambutan, Ketua Kamar Pidana mengatakan, dimana dalam mengakhiri penugasan sebagai hakim hingga masa pensiun dengan baik, adalah juga suatu pencapaian yang dicita-citakan. Mengingat tugas dan kewajiban sebagai hakim adalah tugas dan kewajiban yang penuh tantangan, hambatan, dan godaan. Menyelesaikan tugas dengan baik hingga akhir, adalah tekad yang harus ditanamkan dalam diri semua hakim, agar para hakim senantiasa menjaga harkat dan martabatnya, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

Wisuda purnabakti ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris Pengadilan Negeri se Aceh, Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Banda Aceh, Kepala Pengadilan Militer I-01 Banda Aceh, serta undangan lainnya.

 

(TM/DA)

  • Galeri