
Banda Aceh, 9/3/2026 - Di tengah kesibukan menjalankan amanah sebagai benteng keadilan, keluarga besar Pengadilan Tinggi Banda Aceh mengambil momentum keberkahan bulan suci Ramadhan untuk memperkuat aspek spiritual melalui kegiatan Khatam Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama. Acara yang dilaksanakan pada Senin tanggal 9 Maret 2026 ini, menjadi istimewa karena diselenggarakan secar daring, menghubungkan gedung utama PT Banda Aceh dengan seluruh Satuan Kerja (Satker) Pengadilan Negeri di bawah wilayah hukumnya melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan diawali sejak sore hari dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara estafet. Puncak acara ditandai dengan prosesi doa Khataman yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh aparatur peradilan, baik yang hadir secara luring di Ruang Sidang Utama maupun yang bergabung secara virtual dari berbagai daerah di Aceh. Program Khatam Al-Qur’an ini merupakan hasil dari tadarus bersama yang telah dicicil oleh para pegawai selama hari-hari sebelumnya, mencerminkan semangat kolaborasi dan disiplin dalam ibadah di tengah rutinitas kerja.
Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Nursyam, S.H., M.Hum., dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan partisipasi seluruh jajaran. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter aparatur peradilan yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan hukum, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan integritas yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. "Kekuatan kita bukan hanya pada palu hakim, tetapi pada kejernihan hati dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dalam memutus perkara dengan seadil-adilnya," tegas beliau di hadapan para hadirin.
Menjelang detik-detik berbuka puasa, acara diisi dengan tausiyah singkat yang mengulas tentang pentingnya menjaga amanah dan kesabaran dalam melayani masyarakat. Saat azan Maghrib berkumandang, suasana kebersamaan memuncak dalam sesi buka puasa bersama yang sederhana namun penuh makna. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Shalat Maghrib berjamaah, meninggalkan kesan mendalam tentang sinergi antara tugas kedinasan dan kewajiban spiritual yang berjalan selaras di Pengadilan Tinggi Banda Aceh.




