img_head
BERITA

RAPAT PENYUSUNAN SAKIP 2026 DAN LAPORAN KINERJA 2025

Des22

Konten : berita kegiatan
Telah dibaca : 593 Kali


Banda Aceh, 22/12/2025. Dalam rangka penguatan akuntabilitas instansi, Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyelenggarakan Rapat Penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 dan Laporan Kinerja Tahun 2025 pada hari Senin tanggal 22 Desember 2025. Kegiatan dihadiri oleh para Hakim Tinggi, Hakim Ad Hoc, pejabat kepaniteraan, pejabat kesekretariatan, serta seluruh staf. Rapat ini menjadi momentum penting untuk melakukan reviu terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Rencana Strategis instansi periode 2025-2029.

Dalam rapat tersebut, Panitera Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Drs. Efendi, S.H., menyampaikan presentasi mengenai capaian dan target kinerja instansi. Beliau memaparkan bahwa IKU merupakan ukuran keberhasilan dalam mencapai tujuan strategis, termasuk target persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu sebesar 96% untuk tahun 2026. Selain itu, dipaparkan pula strategi optimalisasi administrasi perkara melalui pemanfaatan aplikasi SIPP dan penerapan aplikasi SI-MASku guna memastikan akurasi data pengukuran kinerja secara digital.

Rapat juga membahas komitmen peningkatan layanan publik dan profesionalisme ASN. Pengadilan Tinggi Banda Aceh menetapkan target Indeks Kepuasan Pengguna Layanan sebesar 3,75 serta peningkatan Indeks Profesionalitas ASN dengan target nilai 76. Untuk mendukung pencapaian sasaran strategis tersebut, instansi telah mengalokasikan anggaran tahun 2026, di antaranya untuk Dukungan Manajemen Administrasi Kesekretariatan sebesar Rp24.150.064.000,- dan Peningkatan Manajemen Peradilan Umum sebesar Rp599.780.000,-.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, Pengadilan Tinggi Banda Aceh juga telah membentuk Tim Penyusun LKjIP Tahun 2025 yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Nursyam, S.H., M.Hum. selaku Penanggung Jawab. Tim ini bertugas memastikan seluruh capaian kinerja terdokumentasi dengan akurat dan akuntabel sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi Pengadilan Tinggi Banda Aceh dalam memberikan pelayanan hukum yang unggul dan profesional bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Aceh.

  • Galeri