img_head
BERITA

PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH GELAR RAPAT KOORDINASI PENDAMPINGAN PERSIAPAN DESK EVALUATION ZONA INTEGRITAS CALON PERAIH PREDIKAT WBK TAHUN 2025

Jul25

Konten : berita kegiatan
Telah dibaca : 1.048 Kali

Banda Aceh, 25/7/2025. Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Pengadilan Tinggi Banda Aceh melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Pendampingan Persiapan Desk Evaluation yang digelar pada hari Jumat tanggal 25 Juli 2025 di Ruang Command Center Pengadilan Tinggi Banda Aceh.

Kegiatan ini dihadiri oleh Panitera, Sekretaris, Koordinator Area, dan Admin Area Tim Pembangunan ZI Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Pengadilan Negeri Jantho dan Pengadilan Negeri Sinabang, dua satuan kerja yang ditetapkan sebagai calon penerima predikat WBK Tahun 2025. Kehadiran kedua satuan kerja tersebut menandai komitmen kuat dari jajaran peradilan di wilayah hukum Aceh dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memberikan arahan teknis dan pemantapan persiapan menghadapi tahapan Desk Evaluation yang akan dilakukan oleh Tim Evaluator dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Evaluasi ini merupakan tahap penting dalam proses penilaian pembangunan ZI, di mana Tim Evaluator akan melakukan verifikasi dokumen serta wawancara langsung dengan Tim ZI pada masing-masing satuan kerja.

   

Dalam arahannya, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Nursyam, S.H., M.Hum., menekankan bahwa pencapaian predikat WBK bukan hanya sekadar capaian administratif, melainkan merupakan manifestasi nyata dari perubahan budaya kerja dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Beliau juga mengingatkan pentingnya sinergi dan kerja sama antar area perubahan untuk memastikan seluruh indikator penilaian terpenuhi secara optimal.

“Keberhasilan memperoleh predikat WBK adalah wujud keseriusan kita dalam membangun sistem yang bersih dan melayani. Oleh karena itu, mari kita jalani tahapan evaluasi ini dengan persiapan yang matang, komitmen yang tinggi, serta semangat kerja sama semua tim bukan hanya pimpinan atau ketua,” ujar beliau dalam sambutannya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh Tim ZI untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan bahwa setiap area perubahan memiliki strategi dan capaian yang jelas serta terdokumentasi dengan baik. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan teknis terkait pelaksanaan evaluasi, termasuk simulasi pertanyaan wawancara dan pemantapan dokumen eviden.

Dengan terlaksananya rapat ini, diharapkan Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Pengadilan Negeri Jantho dan Pengadilan Negeri Sinabang dapat melewati tahapan evaluasi dengan baik dan meraih predikat WBK sebagaimana yang telah ditargetkan. Pengadilan Tinggi Banda Aceh sebagai pembina wilayah terus memberikan dukungan dan pendampingan secara maksimal kepada seluruh satuan kerja di bawahnya. Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan pelayanan publik, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.