Banda Aceh, 28/7/2025. Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-80, Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Pekan Olahraga sebagai bentuk refleksi semangat kebangsaan dan integritas aparatur peradilan. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Bapak Nursyam, S.H., M.Hum pada hari Senin tanggal 28 Juli 2025 setelah kegiatan Apel pagi.
Kegiatan Pekan Olahraga yang digagas oleh Pengadilan Tinggi Banda Aceh ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat rasa kebersamaan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta mempererat tali silaturahmi di antara seluruh aparatur peradilan di wilayah hukum Aceh. Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menegaskan bahwa olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan budaya kerja yang sehat.
“Melalui kegiatan olahraga ini, kita tidak hanya memperingati hari-hari besar nasional, tetapi juga membangun budaya kerja yang kolaboratif, sehat, dan kompetitif secara positif. Semangat fair play yang ditanamkan dalam olahraga adalah cerminan dari nilai-nilai integritas yang kita junjung dalam tugas peradilan,” ujar Bapak Nursyam, S.H., M.Hum.

Pekan Olahraga ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 28 Juli hingga 15 Agustus 2025 dengan berbagai jenis perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif dari para hakim tinggi, pegawai, serta tenaga teknis dan non-teknis di lingkungan Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Kegiatan ini juga dirancang untuk membangun semangat kompetisi yang sehat, kerja sama tim, dan peningkatan solidaritas antar bidang.
Selain sebagai ajang pembinaan fisik dan mental, Pekan Olahraga ini juga menjadi momentum penting dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dengan semangat BerAKHLAK dan nilai-nilai ASN yang luhur, diharapkan kegiatan ini menjadi simbol dari kesiapan seluruh aparatur peradilan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pengadilan Tinggi Banda Aceh meyakini bahwa kegiatan semacam ini bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi bagian penting dalam memperkuat kultur organisasi yang sehat, produktif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.