
Banda Aceh, 21/5/2025. Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan simulasi penanganan kebencanaan gempa dan kebakaran pada hari Rabu tanggal 21 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh sebagai bentuk kesiapsiagaan dan peningkatan pemahaman terhadap prosedur evakuasi dan penanggulangan bencana di lingkungan perkantoran.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Nursyam, S.H., M.Hum., bersama para hakim tinggi, hakim ad hoc, pejabat kepaniteraan dan kesekretariatan, serta seluruh staf pengadilan. Kehadiran pimpinan dan seluruh jajaran pegawai menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya sadar bencana dan menciptakan lingkungan kerja yang tanggap terhadap kondisi darurat.
Simulasi diawali dengan penyampaian materi teori oleh petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar tentang sifat api, penyebab umum kebakaran, serta cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara tepat dan efektif. Penyampaian teori ini memberikan pemahaman yang penting bagi seluruh peserta sebelum terjun langsung ke sesi praktik.
Setelah pemaparan teori, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api. Para peserta diberi kesempatan untuk mencoba langsung memadamkan api menggunakan berbagai jenis alat pemadam, di antaranya APAR berbasis serbuk kimia dan alat pemadam tradisional. Simulasi berlangsung dengan tertib dan lancar, serta memberikan pengalaman nyata dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kemampuan seluruh pegawai Pengadilan Tinggi Banda Aceh dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di lingkungan kerja.
