Banda Aceh, 26/2/2025. Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Pembinaan, Pengawasan, serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap seluruh Pengadilan Negeri di wilayah hukum Aceh pada Rabu, 26 Februari 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas serta memastikan kepatuhan terhadap standar administrasi dan pelayanan peradilan. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Nursyam, S.H., M.Hum., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan sinergi antar-satuan kerja dalam mewujudkan peradilan yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Abdul Azis, S.H., M.H., para Hakim Tinggi, Hakim Ad Hoc, serta jajaran pejabat kepaniteraan dan kesekretariatan. Selain itu, tim dari berbagai satuan tugas (satgas), seperti Satgas PTSP, Satgas SIPP, Satgas Eksekusi, Satgas E-Berpadu, Satgas Zona Integritas (ZI), Satgas Kepatuhan Pengiriman Berkas Kasasi dan Peninjauan Kembali, serta Satgas SAKIP, juga ikut serta dalam diskusi dan evaluasi kinerja. Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja.
Dalam sesi pembinaan, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyoroti beberapa aspek penting, termasuk peningkatan pelayanan publik, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Evaluasi terhadap implementasi aplikasi peradilan elektronik, seperti SIPP dan E-Berpadu, menjadi salah satu fokus utama dalam diskusi. Para peserta juga mendapatkan arahan terkait strategi peningkatan efektivitas dalam penanganan perkara, percepatan eksekusi putusan, serta penguatan zona integritas di setiap satuan kerja guna mendukung reformasi birokrasi di lingkungan peradilan.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para peserta dapat menyampaikan permasalahan dan kendala yang dihadapi di masing-masing pengadilan negeri. Ketua dan Wakil Ketua serta hakim tinggi Pengadilan Tinggi Banda Aceh memberikan tanggapan serta solusi terhadap berbagai permasalahan yang diangkat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja dapat semakin solid dalam menjalankan tugasnya, meningkatkan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat, serta mewujudkan peradilan yang profesional dan berintegritas.







